Belajar Dan Berbagi Informasi Dunia Pelayaran

Tuesday, November 09, 2010

Transportasi laut

Transportasi laut adalah sebagai mobilitas manusia, barang dan jasa baik lokal, regional, nasional mauoun international.

Transportasi tediri dari tiga moda antara lain laut, udara dan darat.

Jasa industri angkutan menggunakan kapal laut merupakan jasa angkutan yang bergerak dalam pengakutan penumpang dan barang (cargo).

Dalam melakukan perdagangan intrnational dan domestik banyak pemilik barang (shipper) menggunakan jasa transportasi laut, hal ini di karenakan jumlah barang yang akan diangkut relatif dalam jumlah yang besar serta ongkos pengangkutannya relatif lebih murah jika dibandingkan dengan moda lainnya.

Di tahun ini telah berlaku AFTA (Asean Free Trade ) dimana Indonesia dituntut untuk bersaing dengan negara asia pada khususnya dan negara di luar asia pada umumnya dalam hal perdagangan internasional.

Adapun dalam meningkatkan perdagangan international banyak pihak yang terkait di dalamnya antara lain seperti eksportir, import, freight forwarding serta perusahaan palayaran yang juga ikut andil selaku perusahaan yang menawarkan jasa pengangkutan baik penumpang maupun barang.

Dalam melakukan proses pengangkutan barang pasti tidak terlepas dari kegiatan bongkar muat baik yang dilakukan di pelabuhan awal maupun yang dilakukan di pelabuhan tujuan dan kegiatan itu memerlukan biaya – biaya yang tidak sedikit dan tidak sedikit pula kendala – kendala yang dihadapi dalam melakukan proses pengangkutan tersebut.

Kegiatan bongkar muat merupakan salah satu kegiatan operasioanal di pelabuhan yang secara langsung berhubungan dengan kepentingan perekonomian.

Kelancaran arus barang merupakan hal yang sangat penting di perhatikan dalam kegiatan tersebut, bila karena alasan diatas terjadi pembengkakan biaya yang tinggi dalam penanganan bongkar muat suatu barang secara tidak langsung dapat berpengaruh terhadap peningkatan harga barang tersebut di pasaranDengan melihat kondisi yang demikian maka sangat perlu dilakukan perencanaan – perencanaan yang matang bagi barang yang akan diangkut, dibongkar maupun dimuat agar hasil yang diperoleh dapat maksimal serta menguntungkan bagi kedua belah pihak baik bagi pengguna jasa maupun si pemberi jasa itu sendiri, karena perencanaan yang matang merupakan awal dari kesuksesan suatu kegiatan.

Berdasarakan uraian diatas, maka penulis tertarik untuk mengakaji lebih dalam dan mengemukan dalam proposal skipsi dengan judul



“PERANAN PERENCANAAN PT. SARANA BANDAR NASIONAL CABANG TANJUNG PRIUK DALAM MENINGKATKAN PEMBONGKARAN MUATAN GENERAL CARGO TAHUN 2008”

Indentifikasi MasalahAdapun indentifikasi sementara atas masalah yang didapat oleh penulis adalah sebagai berikut :

a. Jumlah Tenaga bongkat muat kurang sedangkan muatan yang harus dibongkar / muat dalam jumlah yang besar.

b. Rendahnya kineja peralatan bongkar muat di karenakan kondisi perlatan yang sudah tua dan kurang terawat.

c. Kurangnya koordinasi antara perusahaan pelayaran / shipper dengan pihak perusahaan bongkar muat.

Pembatasan masalahPenelitian ini dilakukan pada PT. Sarana Bandar Nasional Cabang Tanjung Priuk dan berdasarkan indentifikasi masalah yang telah penulis uraikan diatas dan agar pembahasan tidak meluas maka penulis membatasi bahasan terhadap perhitungan jumlah muatan perkapal setiap hari di tambatan atau dikenal Ton Per Ship Hour At Berth (TSHB) dan sebagai sample, penulis mengambil 10 kapal milik PT. PELNI yang dijadikan sebagai objek penelitian.

Pokok permasalahanSejauh ini dalam melakukan proses bongkar muat, perencanaan yang dilakukan PT. Sarana Bandar Nasional belum sepenuhnya efektif dilaksanakan melihat kondisi suatu hal yang menghambat proses bongkar muat tersebut, dengan demikian dapat diutarakan permasalahannya adalah sebagai berikut :

a. Sejauh mana peranan perencanaan oleh PT. Sarana Bandar Nasional Cabang Tanjung Priok dalam pelaksanaan pembongkaran general cargo ?

b. Seberapa besar penyimpangan yang terjadi pada waktu pelaksanaan pembongkaran general cargo ?

c. Sejauh mana perusahaan mengambil langkah – langkah dalam menyelesaikan permasalan yang ada ?


Tujuan Dan Manfaat Penelitian1. Tujuan PenelitianSesuai dengan perumusan masalah yang penulis kemukakan maka dalam peneliatian ini mempunyai tujuan sebagai berikut :

a. Untuk mengetahui rata – rata muatan yang dapat di tangani selama kapal berada di tambatan.

b. Untuk membandingkan seberapa besar TSHB yang di rencakan dengan TSHB yang di capai oleh perusahaan.

c. Untuk mengetahui dan melaksanakan upaya – upaya apa saja yang harus di lakukan untuk mengatasi masalah yang ada.


Manfaat penelitianAdapun manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut :

a. Bagi PenulisUntuk mengetahui sejauh mana penulis mampu dapat menganalisis suatu data permasalahan yang akan diteliti dengan berbekal pendidikan yang selama ini, kemudian guna melengkapi salah satu syarat penilaian dalam mata kuliah seminar.

b. Bagi PT. PT. Sarana Bandar Nasional Cabang Tanjung PriokDi harapkan dapat di pergunakan sebagai bahan evaluasi yang dapat dijadikan landasan penelitian untuk menemukan cara atau gagasan baru sehingga dapat di upayakan pelakasanaan bongkar muat yang baik dan terencana.

c. Bagi Ilmu PengetahuanDiharapakan penelitian ini berguna bagi segenap civitas STMT TRISAKTI sebagai bahan informasi tentang pelaksaan perancanaan yang efektif dalam hal pelakasaan bongkar


Pengumpuulan Data Guna mendapatkan hasil pembahasan atas pokok permasalahan yang telah di kemukakan diatas, maka ada dua metode yang di pakai oleh penulis dalam mengumpulkan data untuk penulisan ini adalah :

a. Penelitian LapanganYaitu penelitian yang dilakukan dengan cara melakukan penelitian / survey di PT. Sarana Bandar Nasional Cabang Tanjung Priok sebagai objek yang akan di teliti, hal ini dimaksudkan untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan dalam penyusunan penulisan ini, adapun cara yang dilakukan sebagai berikut :

1) Observasi Langsung, yaitu teknik pengumpulan data dengan melakukan peninjauan ke objek penelitian dalam hal ini PT. Sarana Bandar Nasional Cabang Tanjung Priok sehingga data yang di kumpulkan benar – benar sesuai dengan keadaan yang sebenarnya pada saat penelitian berlangsung.

2). Wawancara,yaitu tehnik pengumpulan data dengan cara pengajukan pertanyaan kepada staf/karyawan PT.SBN Cabang Tanjung Priok kemudian jawaban-jawaban yang di peroleh tersebut dijadikan sebagai data dan informasi dalam penyusunan skripsi ini.b. Penelitian Kepustakaan (Lybrary Research)Yaitu cara yang dilakukan dengan cara pengumpulan data dari buku0buku ilmiah,litenatur, surat kabar dan bahan-bahan lain yang berhubungan dengan pembahasan materi dan terdapat dalam perpustakaan pada pengusaha skripsi ini.


Metode Analisa DataSedangakan atal yang digunakan untuk menganalisis data dan membahas perumusan masalah yang diteliti,penulis menggunakan alat analisis waktu pelayanan kapal khususnya waktu perhitungan di tambatan(TSHB) dan analisis perbandingan antara rencana dengan artikulasi yang disebut efektif.E. Sistematika Penulisan SkripsiUntuk mendapatkan gambaran singkat mengenai materi yang akan dibahas dalam penulisan skripsi ini,penulis menyusun sistematika penulisan sebagai berikut :

PendahuluanDalam bab ini berisi mengenai latar belakang masalah,rumusan masalah yang meliputi indentifikasi masalah, pembahasan masalah dan pokok permasalahan, tujuan dan manfaat penelitian,metodologi penelitian serta sistematika penulisan skripsi.

Landasan TeoriDalam bab ini berisi uraian tentang penelitian manajemen dan fungsi-fungsi manajemen, penelitian perencanaan, penelitian pelabuhan, peneltian kapal, penelitian bongkar muat dan ruang lingkup kegiatan serta metode analisa waktu pelayanan di tambatan
Gambaran Umum Perusahaan Bab ini menguraikan tentang sejarah singkat perusahaan,struktur oraganisasi PT. Sarana Nasional Cabang Tanjung Priok dan manajemen serta kegiatan usaha perusahaan.

Analisis dan PembahasanDalam bab ini menganalisis tentang pelayaran kapal di tambatan, menganalisis perbandingan Ton Per Ship Hour ar Berth yang direncanakan dengan aktualisasi, menganalisis penyimpanan antara THSB rencana degan aktualisasi serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah.

Kesimpulan dan SaranDalam bab ini memuat kesimpulan dan saran yang merupakan uraian singkat yang diambil dari pembahasan dan penelitian serta sumbangan pemikiran yang dapat dari hasil penelitian.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Transportasi laut

0 komentarmu:

Post a Comment

Tata Tertib Berkomentar :

* Tidak boleh mencantumkan link apapun ke dalam komentar.
* No SARA
* Tidak menggunakan kata yang menyinggung perasaan orang lain
* Silahkan Utarakan Pertanyaan Yang ada hubungannya dengan Postingan atau pertanyaan Umum Masuk ke Contact Form